PERTOBATAN

 

Shalom sobat impacters.. pada kesempatan kali ini life impact akan membahas mengenai pertobatan. Penasaran gimana? Yukk baca artikel ini sampai selesai..

Kita hidup bukan tanpa masalah dan seringkali kita salah jalan sehingga kita menyimpang. Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dengan tujuan supaya manusia tidak bersekutu dengan dosa dan memiliki hidup kekal di dalam Yesus. Yesus menggenapi dan Dia disalib untuk menebus dosa dan pelanggaran kita.

Saat kita mulai menyimpang dari jalan Tuhan, saat itulah kita semakin dekat dengan dosa. Dosa seakan terus menarik kita lebih jauh dari Tuhan sehingga semakin lama kita semakin terlena dengan dosa karena kita terus dimanjakan dengan dosa.

Penyaliban Yesus hanya sekali dan kekal. Namun, bukan berarti Kasih dan Anugerah Tuhan dapat kita permainkan dengan sebuah dosa. Ironisnya, saat kita berbuat dosa bukan kita mengakui dosa tersebut malahan, kita berusaha menutupi dosa kita. Sebagai contoh alkitab : adam dan hawa saat jatuh dalam dosa (Kejadian 3). Apa yang dilakukan adam dan hawa saat mereka jatuh dalam dosa? Mereka bersembunyi, mereka ketakutan mereka tidak ingin menemui Tuhan. Seperti itulah kadang kehidupan kita saat kita melakukan dosa. Kita bersembunyi, ketakutan, dan tidak ingin menjumpai Tuhan. Tapi, kita harus ingat bawasannya saat kita mengakui setiap dosa kita, maka Dia adalah setia dan adil (1 yohanes 1:9).

Dosa tidak dapat dimaklumi dengan kata “aku masih manusia”. Dosa juga tidak dapat dimaklumi karena sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak dapat membela diri karena kita berbuat dosa. Missal : berbohong, merupakan hal yang sering dilakukan namun hal itu adalah dosa. Banyak orang memaklumi kebohongan seakan itu bukan lagi dosa melainkan kebiasaan.

Dosa memang sangat menyenangkan, membuat kita lupa akan Tuhan, dan bahkan kadangkala kita memberhalakan dosa. Ya, dosa sangat menyengkan, memberikan kenyamanan namun itu hanya kenyamanan dan kenikmatan semata. Ujung dari dosa ialah MAUT.

Kita adalah anak-anak Allah yang telah dimenangkan dari dosa maka dari itu pengorbanan Tuhan yang sempurna jangan sampai kita sia-siakan dengan kita bersekutu dengan dosa. Karena persekutuan kita dengan dosa membuat kita jauh dan semakin sulit untuk kita kembali pada Tuhan. Perbuatan kita akan menghambat hubungan kita dengan Tuhan, sesama, bahkan tidak memiliki damai sejahtera dalam diri sendiri.

Pertobatan merupakan inisiatif Allah untuk menarik kita dari jurang dosa. Namun, perlu kita sadari bahwa kita mau atau tidak untuk tidak lagi berkompromi dengan dosa? Akankah kita menyalibkan Yesus untuk kesekian kalinya?

Pertobatan adalah usaha kita melawan keinginan daging kita yang menyenangkan, yang membuat kita lupa akan Tuhan. Suatu titik balik kita kepada Tuhan. Berbalik dari hal yang berdosa, menyakiti hati Tuhan.

Lalu bagaimana kita bisa melakukan pertobatan?

1.      Sadar

Kita sadari setiap dosa kita, pelanggaran kita. Saat kita sadar dan mengakui dosa kita itu artinya kita mau menyalibkan dosa kita. Hal yang utama disini yaitu kita mau menyalibkan dosa kita demi Yesus atau kita mau menyalibkan Yesus demi dosa? Keduanya memiliki konsekuensi yang kekal. Pilihan ada ditangan kita sendiri.

 

2.      Berdoa

Tanpa campur tangan Tuhan, mustahil kita bisa melakukan suatu pertobatan itu sendirian. Maka dari itu berdoa merupakan hal yang penting saat kita mau melakukan hal yang ingin kita capai. Berdoa, mendekatkan diri pada Tuhan merupakan wujud kita berserah kepada Tuhan, mengakui bawasannya kita tidak mampu berjalan sendirian. Saat kita berdoa, kita minta kepada Tuhan untuk Roh udus memampukan kita.

 

3.      Baca Firman

Kita tidak akan tau apa yang menjadi kemauan Tuhan dalam hidup kita jika kita tidak membaca kebenaran Firman Tuhan. Saat kita terjerumus dalam dosa itu merupakan tipu muslihat iblis. Di dalam firman Tuhan kita harus berperang melawan si jahat. Saat kita melawan, saat kita berperang kita harus menggunakan senjata senjata dari Tuhan. Efesus 6:11-18 (TB)  Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,

            Selama kita hidup mari hidup kita untuk Tuhan. Jangan lagi mau berkompromi dengan dosa yang ada. Tanggalkan setiap dosa dan tinggallah dalam Yesus karena Dia adalah keselamatan kekal hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Salam LIFE IMPACT – BE IMPACT WITH LIFE IMPACT.

0 Response to "PERTOBATAN"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel